Ini adalah ceritaku semasa kelas X dulu. . .
Kita (aku dan teman-teman sekelas) ceritanya lagi ngebet ama yang namanya study tour (baca rekreasi). Berbagai pilihan pun tersedia. Mulai dari berkunjung tempat wisata dipropinsi sebelah sampai tempat wisata dalam kota. Dengan alasan terlalu jauh (baca nggak ada uang) pilihan berkunjung dipropinsi sebelah disirnakan. Dengan alasan bosan (baca gengsi) akhirnya wisata dalam kota pun mengalami nasib serupa. Dan satu-satunya pilihan adalah berkunjung ketempat wisata yang lumayan beken dikota tetangga. Atau mungkin memang tempat itulah tujuan utama sejak awal (mbulet).
Pada hari H -1 kami semua mengadakan perundingan. Mulai dari jam berapa kita ngumpul sampai hal-hal yang akan kita lakukan disana. Malam harinya, aku mulai melakukan persiapan. Mulai dari uang saku, titipan emak yang nggak jelas sampai si kuncrit yang minta oleh-oleh. Tapi yang bikin aku lega adalah perkataan si bapak yang mengilhami semua anggota keluarga untuk tidak memberatkan ku dengan amanat-amanat tersebut.
“Ayah nggak titip apa-apa. Mbake kan mau rekreasi jadi rekreasi aja. Toh perginya juga kekota sebelah. Paling-paling jajanan nya juga gak beda jauh ama di sini. .” Jozz gobbeessss. . emang mantap nih si bapak. Loph u pull daahhh. .
Keesokan harinya. .
Ternyata aku bangun kesiangan. Parahnya, meskipun aku bangun kesiangan, aku tetap santai. Dan hasilnya, aku yang paling ngaret. “Keliatannya kamu datang nya kepagian deh. .” sindir temen-temen. Dan aku hanya bisa menjawab perkataan mereka dengan senyum termanis ku. Hahaha. .
Kita pergi naik elep (gini nggak ya tulisannya). Sewaktu perjalanan kita menghabiskan waktu dengan bercuap-cuap ria. Tapi pada akhirnya pada ngorok juga (terutama aku). hahaha. Satu jam perjalanan terlewati dan akhirnya kita sampaaiii. .
Tujuan pertama kita adalah menyusuri kebun binatang. Segala macam binatang ada disana. Mulai dari monyet (maaf kalo ada yang tersinggung), kuda nil, singa (atau macan yaa?) dan berbagai macam lainnya. Disana, semua macam benda kita jadikan objek foto. Mulai dari ular, orang utan yang paling eksis disana sampai tulang-tulang para dinosaurus. Sebenarnya, bukan di kebun binatang ini tempat tujuan kita. Jadinya, nggak ada kejadian yang menarik yang perlu untuk diekspos di media ini.
Sekitar 2 jam kita mengelilingi kebun bintang ini. Dan saatnya kita menuju tempat bermain…!! Yippiiee. . .
Disana hampir semua wahana ku naiki. Mulai dari kelas adem ayem sampai kelas jantung copot. Ada beberapa kejadian menarik disana. Misalnya ketika aku dan teman sebangku ku (panggil aja meme) memasuki wahana bajak laut. Semua terasa biasa. Tidak menakutkan. Kita hanya perlu mencari jalan keluar diantara dinding-dinding yang terbuat dari cermin. Hingga sewaktu kita sampai di pintu keluar..
Meme : Ce, kok pintunya gak bisa dibuka?
Aku : Sini, biar aku aja yang buka. . (Tetep nyantai sambil narik-narik pintu)
Ternyata nggak bisa juga. .
Suasana semakin tegang. Kita mulai membayangkan hal-hal yang (nyatanya) nggak ada masuk-masuk akalnya. Mulai dari takut diculik (maklum orang eksis), bayangan kalo ternyata ini bukan wahana bajak laut tapi perangkap pencuri, ternyata tempat rekreasinya udah ditutup, dan berbagai macam khayalan lainnya.
Salah satu dari kami punya inisiatif minta tolong sambil gedor-gedor pintu ples teriak-teriak “Mbaaakkk. . pintunya kok nggak bisa dibuka”. Naas nya, meskipun disana (jelas-jelas) ada banyak orang. Tapi kenapa mereka nggak ada yang berusaha nolong. T.E.R.L.A.L.U pikirku. . Mungkin mereka menganggap bahwa ini cuma guyonan anak ABG semata. Tapi serius bapak-bapak dan ibu-ibu, kita terperangkap disini. .!!
Suasana semakin tegang. Tapi tetep nyantai (style nya kita-kita). Kita tetep terus teriak-teriak sampai akhirnya ada 3 atau 4 anak kecil juga mau keluar dari wahana itu. Perasaan lega karna kita punya “teman” diwahana ini pun muncul juga.
Kita : dek, pintunya nggak bisa dibuka nih. . (sambil sok gugup ples sotoy)
Anehnya mereka tetep stay cool dan mencoba membuka pintu “sialan” itu. Dan, kleekk. . hebatnya, mereka bisa membukanya dalam sekali percobaan. Dan apa yang kalian tahu wahai sodara-sodara. . Ternyata pintunya bukan ditarik atau didorong. Tapi tinggal ditarik kesamping aja. Dan diakhir cerita, kita cuma bisa meng”goblok”an diri plus ngakak nggak jelas.
Ingin tahu cerita selanjutnya??
Jangan kemana-mana. .
Tetep stay tune on Phera-Pheri’s blog. . ^^

0 komentar:
Posting Komentar